Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.
Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban buah sirsak, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola memang terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang efektif. Kisah lengkap tentang keajaiban buah sirsak dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mothers Milk terbitan Health Sciences Institute.
Khasiat dan keajaiban buah sirsak sebenarnya sejak lama diketahui oleh para peneliti di The National Cancer Institute (NCI). Maka itu, NCI memulai riset ilmiahnya pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu buah sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel berbahaya kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak dipublikasikan.
Sejak 1976 itu, buah sirsak terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 laboratorium independen yang berbeda-beda.
OBAT KANKER DARI IRAN
Para ilmuwan Iran berhasil memproduksi obat anti-kanker pertama di dunia yang diambil dari herbal yang hanya tumbuh di Iran.
Obat yang diberi nama Spinal-z itu adalah campuran methanolik beberapa tumbuhan khas Iran yang tanpa proses tertentu justru dapat menjadi racun bagi tubuh. Tapi, dengan proses dan kombinasi tertentu, obat herbal ini justru memberi efek penyembuhan kanker. Sejauh ini, obat itu menunjukkan hasil-hasil yang menggembirakan untuk mengobat kanker perut.
Staf Kementerian Kesehatan Iran, Hamidreza Rasekh, menyatakan bahwa spinal-z, yang memiliki kandungan anti-karsinogen tinggi, telah melewati tiga tahap uji klinis dan dalam setahun ini dapat dijual di pasar bebas. “Spinal-z memang bukan obat ajaib untuk menyembuhkan kanker, tapi ia bisa menjadi obat ampuh untuk melawan penyakit-penyakit kanker,” kata Rasekh.
Sirsak, Pemusnah Kanker Alami
Dapat membedakan sel kanker dan sel sehat serta ampuh membunuh sel kanker 10.000 kali lipat lebih ketimbang kemoterapi.
Kanker, apa pun jenisnya merupakan momok menakutkan penduduk dunia. Tidak sedikit di antara penderitanya harus mengakhiri hidup akibat serangan kanker. Setiap tahun diperkirakan 190 ribu orang menjadi pengidap baru dan seperlimanya diprediksi tidak berumur panjang.
Dalam dunia medis, penanganan kanker dilakukan dengan beberapa cara. Sebut saja pembedahan alias operasi untuk kategori tumor. Atau perlakuan dengan obat-obatan kimia (kemoterapi) dan penyinaran bagi yang sudah mencapai stadium lanjut.
Menurut Dr. Chitra Rasjmi Cara, kemoterapi dan penyinaran memberikan dampak tidak ringan bagi penderita. Sebab bukan saja sel kanker yang diberantas, tapi sel sehat tubuh tak luput juga terbunuh. “Pilihan yang sulit bagi penderita kanker,” tambah dokter merangkap herbalis di Cipete,
Tanpa kita sadari, obat alami pembasmi kanker nomor wahid berada di sekitar kita. Sirsak alias nangka belanda adalah jawabnya. Bagaimana cara kerja sirsak menjinakkan kanker dan bagaimana cara membuat ramuannya?
Memilih Sel Kanker
Mengutip the Journal of Natural Products, penelitian mengenai keampuhan sirsak pernah dilakukan Catholic University di Korea Selatan. Hasilnya, salah satu unsur kimia yang terkandung dalam sirsak bisa membunuh 10.000 kali lebih ampuh ketimbang kemoterapi. Selain itu, kandungan sirsak bisa menyeleksi sel jahat, alhasil sel sehat bisa tetap hidup. Annona muricata alias sirsak menjaga sel–sel reproduksi yang ada di lambung dan rambut sehingga tak menimbulkan mual dan kerontokan rambut layaknya kemoterapi.

0 komentar
Posting Komentar